Jumat, 08 November 2013

Terapi dan Kesembuhan

19.44

  
 Setelah mengenal jenis terapi yang biasa diberikan kepada anak-anak penyandang autism, perlu untuk diperhatikan bahwa walaupun anak autism harus mengikuti terapi untuk mengembangkan kemampuannya yang tertinggal, namun terapi bukan mukzijat. Artinya tidak dapat dipastikan bila marah-marah atau bahkan memukulnya hanya akan membuat anak bertambah agresif atau marah, selain itu membuat anak tidak akan mengontrol emosinya.
   Anak autism sering bermasalah dengan ketidakmampuannya mengontrol ekspresi emosi. Ia bisa langsung meledak maka jika merasa terganggu. Ia juga akan berteriak, bergulin di lantai, melempar benda, bahkan menyakiti diri sendiri, seperti menggigit tangan atau membenturkan kepala ke tembok. Anak harus diajarkan secara intensif agarekspresi dari emosi negatifnya dapat berkurang. Caranya, ajak anak merasakan emosi yang ada. Untuk itu ia harus mampu menutup dirinya. Dengan begitu, meski ekspresi mukanya terlihat kosong, dalam dirinya tengah berproses untuk belajar mengenali emosinya.
   Belajar memahami emosinya juga bisa didapat dengan cara yang konkret, misalnya saat ia tertawa gembira, didekati dan katakan, "Oh, kamu sedang senang ya?" Begitu pula saat ia menangis,"Kamulagi sedih ya karena mainanmu direbut?". Cara lain, perkenalkan berbagai ekspresi manusia. Gunakan foto yang diperlihatkan orang yang sedang marah,tertawa, sedih, kaget, dsb. Dengan melabel emosi-emosi tadi, lama-kelamaan ia akan memahami berbagai jenis emosi.
   Ajarkan anak bagaimana mengekspresikan emosinya dengan benar. Latih anak mengontrol emosi negatifnya melalui tutur kata yang lembut. Terapkan pelajaran ini berulang ulang pada setiap kesempatan. Dengan begitu ia akan belajar bahwa ia boleh marah tapi tidak dengan memukul. Segera pegang tangannya jika ia mulai melempari barang agar ia pahan perbuatanya itu tidak boleh dilakukannya.





Nakita. (2002). Menangani Anak Autism. Jakarta: Gramedia.

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

2 komentar:

  1. maaf, disini belum dibahas tentang terapi untuk anak autis. boleh disebutkan contoh terapi untuk anak autis ? terima kasih :)

    BalasHapus
  2. artikel diblog oke,,berisi ttg pencegahan dan penanganan bagi anak autis,,

    BalasHapus

 

© 2013 Autistic Journey. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top